Sharing 4 Pengalaman Diet, Semoga Bermanfaat

Pengalaman Pertama – Olahraga Rutin


Saya memulai olahraga dengan berlari-lari pagi mengitari perumahan saya 2 atau 3 kali putaran tiap pagi hari. Karena menurut saya olahraga adalah cara yang paling aman serta memiliki banyak manfaat dan sangat direkomendasikan oleh dokter manapun di dunia ini menurut sumber ini. Setelah 2 minggu saya melakukan rutinitas ini, saya melihat hasil kerja keras saya melalui indikator di timbangan, kaget sekali berat badan saya hanya turun 1KG saja, dari 71Kg ke 70Kg. Lantas saya seperti stress begitu saja, dan mencoba memahami kenapa berat saya turun namun tidak signifikan, setelah beberapa menit berpikir saya menemukan alasan saya gagal dalam kasus ini, yakni
semakin saya berolahraga, semakin banyak pula porsi makan saya terutama saat sarapan, dan saya kerap kali kelaparan di malam hari. Mungkin cara saya salah tapi saya bingung akhirnya saya coba cara kedua.

Pengalaman Kedua – Program Diet
Mengacu kepada pengalaman pertama, saya ubah kerja keras saya dari olahraga rutin menjadi diet. Menurut saya ini adalah usaha yang sangat amat berat sekali, mengingat saya adalah orang yang suka makan bahkan meskipun belum waktunya makan hehe. Belum sampai seminggu saya melakukan program diet, saya sudah tidak sanggup untuk melakukannya lagi, seperti kalah sebelum berperang gitu deh. Saya benar-benar tidak tahan waktu liat ada makanan di meja ataupun camilan di pinggir jalan. Saya rasa kebanyakan perempuan seperti itu ya, semoga aja sih. Berat badan saya masih di point 70Kg.

Pengalaman Ketiga – Obat Pelangsing
Setelah sempat putus asa menjalankan usaha tanpa modal, akhirnya saya melirik yang menggunakan modal, karena saya sangat ingin (jujur aja) membuat diri saya terlihat lebih cantik dan sehat proporsional. Browsing di internet adalah andalan saya, dan saya dipertemukan dengan obat yang begitu terkenal di kalangan para wanita, yang katanya bisa menurunkan berat badan dan mengecilkan perut dalam waktu singkat. Dua produk terlaris langsung saya coba, yang pertama ws* bi*lo. Singkat saja, memang berat badan saya turun drastis 5Kg dalam kurun waktu 1 minggu tanpa olahraga dan diet. Tetapi saya sedikit merasa aneh pada tubuh saya, seperti saya sering sakit perut, feses saya menjadi berlendir, dan sedikit kehilangan nafsu makan. Ketika merasakan hal tersebut saya langsung berhenti total mengkonsumsi produk tersebut takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dan beralih pada produk kedua yang terlanjur saya beli yakni fi*orl*fe. Saya sangat tergiur dengan testimoni yang di posting oleh seller. Dua minggu setelah saya menggunakan produk tersebut, berat badan saya turun drastis lagi sebanyak 4Kg, namun efek samping yang terasa hampir sama dengan produk yang pertama. Akhirnya praktis saya menghentikan konsumsi obat pelangsing tersebut. Saya hanya takut akan ada efek samping yang membahayakan. Setelah sekitar 2 minggu berhenti, berat badan saya malah naik drastis mencapai 11Kg, melebihi total hasil saya menurunkannya. Otomatis berat badan saya kembali di angka fantastis yakni 72Kg. Sudah habis 700ribu ga ada hasil sedih deh.

Pengalaman Keempat – Konsultasi


Takut akan adanya efek samping dari produk yang sudah saya konsumsi, saya segera mengkonsultasikannya kepada ahli gizi terdekat di rumah saya di Kota Malang, kebetulan masih famili saya sendiri. Menurut ahli gizi tersebut, obat pelangsing tersebut memang memiliki efek samping yang sedikit “menyiksa”, karena memang memaksa tubuh kita mengeluarkan lemak yang ada di dalam tubuh. Setelah lama ngobrol, akhirnya sampai pada pembahasan mengecilkan perut dan menurunkan BB. Setelah mendengar cerita saya panjang lebar, beliau langsung merekomendasikan kepada saya sebuah solusi yang tidak terpikir sama sekali oleh saya selama ini. Murah, Tanpa Efek Samping, Pemakaian Mudah. Apa itu?
Teak Tea China. Beliau mengaku bahwa
100%kliennya merasa sangat terbantu dalam proses mengecilkan perut menggunakan teh tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close