Manfaat Dari Gula Batu Pada Kesehatan Tubuh

gula Batu

Gula batu bisa menjadi alternatif pengganti gula pasir. Manfaat gula ini antara lain menghilangkan banyak bau, meredakan batuk, dan mengatasi sakit tenggorokan.

Gula batu adalah gula yang terbuat dari tebu yang mengkristal tanpa dimurnikan. Jenis gula ini disebut-sebut kaya akan vitamin, mineral, dan asam amino. Namun, klaim mengenai vitamin dan asam amino belum terbukti.

Namun permen batu Belgia, yang biasanya berwarna lebih kecoklatan, juga mengandung mineral bermanfaat seperti magnesium, mangan, kalium, dan fosfor.Cek juga web rumahmesin tuk mencari mesin yang diinginkan.

Jika ingin menggunakan gula ini, pilihlah gula batu organik dengan warna agak abu-abu atau kekuningan karena dianggap lebih sehat dibandingkan gula batu putih atau bening. Selain warna dan varietas yang berbeda, ada beberapa manfaat gula umum yang perlu Anda ketahui.

Manfaat Gula Batu

Manfaat Gula Batu

Gula batu bukan hanya bermanfaat dalam membuat makanan dan minuman terasa lebih manis. Berikut adalah manfaat lainnya bagi kesehatan yang mungkin belum pernah Anda dengar sebelumnya.

1. Gula Batu dapat Menyegarkan Napas

Bau mulut dapat terjadi akibat bakteri yang menumpuk di gusi akibat jika Anda tidak memerhatikan kebersihan mulut secara rutin. Gula batu dipercaya dapat mengatasi masalah ini dan menjaga kesegaran napas saat Anda mengonsumsinya setelah makan.

2.Gula Batu dapat Meredakan Batuk

Batuk dapat diakibatkan kuman yang menyerang tenggorokan atau ketika Anda pilek. Gula batu diklaim mampu mengatasi masalah batuk ini dengan lebih cepat. Caranya pun mudah dilakukan, Anda hanya perlu mengisap potongan ini di dalam mulut secara perlahan ketika mengalami batuk.

3. Gula Batu dapat Mengatasi Sakit Tenggorokan

Tidak hanya itu, ini dipercaya mampu mengatasi sakit tenggorokan. Meski demikian, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan efektivitas penggunaan gula batu dalam mengatasi masalah tenggorokan.

4. Gula Batu Meningkatkan Hemoglobin

Kadar hemoglobin rendah dapat menyebabkan anemia, kulit pucat, pusing, dan kelelahan. Gula batu diklaim bermanfaat untuk meningkatkan kadar hemoglobin dan melancarkan sirkulasi darah dalam tubuh.

5. Gula Batu dapat Mengatasi Masalah Pencernaan

Campuran gula batu dan biji fennel dianggap bermanfaat untuk meredakan gangguan pencernaan. Caranya adalah dengan mengonsumsi gula batu dan biji fennel setelah makan sehingga proses pencernaan dapat berjalan lebih lancar.

6. Menghentikan Mimisan

Gula batu dipercaya efektif dalam menghentikan mimisan. Saat hidung mengalami mimisan, konsumsi sepotong saja ini dengan air untuk menghentikannya.

7.Baik Untuk Otak

Gula batu diklaim dapat membantu meningkatkan daya ingat dan meredakan kelelahan mental. Campurkan ini ke dalam segelas susu hangat dan minum sebelum tidur untuk merasakan manfaat ini.

8.Bermanfaat untuk Ibu Menyusui

Ini dipercaya berguna bagi ibu menyusui karena dapat bekerja sebagai antidepresan dan meningkatkan produksi ASI.

9. Meningkatkan kondisi Penglihatan

Gula batu juga diklaim bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata. Untuk memanfaatkannya, ini dapat dilarutkan dalam air dan diminum setelah makan. Meskipun manfaat di atas tampak menggoda, belum ada bukti ilmiah yang membuktikan kebenaran manfaat ini pada manusia. Namun, Anda juga bisa mencobanya di rumah untuk menggantikan gula yang biasa digunakan.

Benarkah Gula Batu Lebih Sehat dari Gula Pasir?

Meskipun gula batu banyak digunakan dalam pengobatan tradisional, bukan berarti lebih sehat daripada gula pasir. Gula batu merupakan gula pasir dalam bentuk padat, sehingga jumlah kalorinya dalam jumlah yang sama lebih banyak dari pada gula pasir. Selain itu, baik gula pasir maupun gula batu memiliki indeks glikemik yang sama yaitu 65 dan termasuk dalam indeks glikemik kategori sedang. Indeks glikemik menjadi acuan seberapa cepat makanan yang kita konsumsi dapat meningkatkan gula darah dalam tubuh. Oleh karena itu konsumsi gula gula harus dibatasi, karena gula ini juga memiliki resiko yang sama dengan gula jika dikonsumsi secara teratur, seperti gigi berlubang, diabetes, dan obesitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *