Akibat Sepi Pembeli, Harga Daging Ayam di Pasar Benhil Turun

terutama daging ayam udah mengalami penurunan sejak bulan lantas sampai bersama saat ini. Penyebabnya karena sepinya pembeli.

Salah satu pedangang daging ayam di Pasar Bendungan Hilir (Benhil), Yanti (40) mengatakan, harga beli daging ayam turun sebesar Rp 200 per kilogram (kg).

“Sekarang harga daging ayam per kilonya Rp 25.800, turun Rp 200,” tuturnya .
Yanti mengaku, penurunan harga pangan, terutama daging ayam udah terjadi sejak bulan lalu. Alasannya sepi pembeli.

“Iya, lagi sepi berasal dari bulan lalu, makanya harga daging ayam turun sekarang,” kata dia.

Menurutnya, penurunan harga daging ayam condong tidak amat banyak. Namun terkecuali harganya naik, maka peningkatannya mampu sampai Rp 2 ribu per kg.

“Kalau turun tetap sedikit layaknya hari ini misalnya. Tapi terkecuali naik baru tinggi, mampu sampai Rp 2 ribu,” keluh Yanti.

Sebelumnya, pedagang sayur di Pasar Benhil, Sumiyem (54), mengatakan harga jual cabai rawit merah mengalami kenaikan sebesar Rp 10 ribu per kilo. Begitupun bersama harga cabai merah besar.

“Cabai rawit merah saat ini harganya Rp 50 ribu per kg. Minggu lantas kan Rp 40 ribu per kilo. Kalau cabai merah besar saat ini Rp 45 ribu per kilo, minggu lantas Rp 35 ribu,” kata Sumiyem saat berbincang .

Pedagang sayur lainnya, Wati (44) mengeluhkan perihal yang mirip berkenaan kenaikan harga cabai hari ini. Dia mengungkapkan, kenaikan harga cabai rawit merah pekan ini amat tinggi.

“Minggu lantas cabai rawit merah per kilo Rp 40 ribu, saat ini Rp 60 ribu per kilo,” ujar Wati.

Wati bilang, kenaikan harga cabai selanjutnya disebabkan oleh curah hujan yang tinggi.

“Iya, musim hujan, menjadi terhadap naik harga-harga pangan, bahkan cabai terhitung cabai rawit merah,” tandasnya.

 

Harga Cabai Rawit Meroket, Tembus Rp 70 Ribu per Kg

Harga cabai terpantau tinggi di pasar tradisional jelang akhir pekan ini. Tingginya harga udah terlihat berasal dari awal pekan atau kala momen tahun baru 2018.

Sutamaji (50), pedagang Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, mengatakan ia menjajakan cabai rawit merah seharga Rp 60 ribu-70 ribu per kg. Di awal pekan harganya raih Rp 70 ribu-80 ribu per kg.

Tingginya harga cabai disebabkan pasokan yang menipis imbas berasal dari cuaca buruk.

“Ya, paling kendalanya hujan. Daerah-daerah Jawa, kan, terhadap banjir,” kata dia .

Harga cabai rawit merah di Pasar Induk Kramat Jati sendiri udah raih Rp 50 ribu per kg. Sebelum tahun baru, harga cabai cuma di kisaran Rp 30 ribu.

Sutamaji mengatakan, berasal dari Pasar Induk Kramat Jati kebanyakan para pedagang sayur di Kebayoran Lama mendapat pasokan cabai.

Harga cabai keriting merah sendiri menyentuh harga Rp 40 ribu-45 ribu per kg. Di awal pekan, harganya udah raih Rp 50 ribu per kg.

“Cabai keriting berasal dari Induk Rp 35 ribu per kg,” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *