4 Hal Penting Yang Perlu Ada Pada Bed Rumah Sakit

bed rumah sakit

bed rumah sakit

Banyak orang yang memerlukan hal yang lebih spesial daripada ranjang biasanya. Itulah mengapa orang – orang tersebut membutuhkan bed rumah sakit. Biasanya orang – orang membeli bed rumah sakit untuk digunakan dirumah ketika sakit, untuk orang tua yang telah lanjut usia, atau anggota keluarga yang memiliki keterbatasan. Ranjang ini disebut dengan bed rumah sakit karena mereka memiliki fitur – fitur yang dibutuhkan untuk kebutuhan medis. Bed rumah sakit ini menawarkan kenyamanan yang sama seperti saat anda dirumah ketika menggunakan tempat tidur biasa.

Penggunaan bed rumah sakit sendiri telah mengalami peningkatan karena semakin banyaknya orang – orang yang berkebutuhan khusus dan orang – orang lanjut usia yang dirawat dirumah oleh para anggota keluarga lainnya. Ini biasanya dilakukan untuk mengurangi penggunaan biaya untuk menyewa jasa perawat profesional. Orang – orang yang mengalami kecelakaan juga membutuhkan bed rumah sakit ini, terutama bagi mereka yang terluka dibagian pinggul atau kaki. Bed rumah sakit sendiri memiliki harga yang lebih mahal daripada ranjang – ranjang biasanya, ini menjadi alasan bagi orang – orang lebih memilih menyewa bed rumah sakit daripada membelinya. Tetapi jika anda memang ingin membelinya, ketika anda sudah tidak menggunakannya, anda dapat menjualnya kembali atau mendonasikannya kepada orang yang membutuhkan. Menyewa bed rumah sakit sangat dianjurkan bagi mereka yang hanya menggunakannya dalam jangka waktu pendek. Apabila anda memiliki rencana untuk membeli bed rumah sakit, terdapat beberapa hal penting yang perlu anda perhatikan, diantaranya :

1. Roda

Hal pertama yang perlu anda perhatikan sebelum membeli bed rumah sakit adalah bed rumah sakit tersebut harus memiliki roda. Roda ini akan membantu anda memindahkan pasien (sekaligus dengan ranjangnya) dalam keadaan berbaring, dari satu tempat ke tempat yang lain. Semua bed rumah sakit memiliki roda yang dapat dikunci sehingga bisa membuat bed rumah sakit tersebut dapat berdiri dengan tegak di tempat tertentu.

2. Ketinggian 

Tempat tidur rumah sakit seringkali perlu ditinggikan untuk kebutuhan para pasien. Karena terkadang pasien yang baru selesai operasi perlu tidur dalam posisi berbaring dengan tubuh bagian atas atau bagian bawahnya terangkat. Hal ini juga akan membantu para pasien untuk dapat bergerak. Apabila dibedakan berdasarkan jenisnya sendiri, ketinggian bed rumah sakit dapat diatur secara manual maupun secara elektronik dengan bantuan remote control. Di era modern yang seperti sekarang ini, banyak orang yang lebih memilih menggunakan bed rumah sakit yang dapat diatur dengan mode elektrik.

3. Siderail (Rel Samping)

Rel Samping ini sangat penting untuk tersedia pada bed rumah sakit. Hal ini karena dengan adanya rel samping pasien akan aman bahkan saat mereka sedang tidur. Karena seringkali terdapat kemungkinan para pasien dapat terjatuh atau tergelincir dari tempat tidur. Saat bed rumah sakit memiliki rel samping, tidak akan ada kemungkinan pasien akan jatuh dari tempat tidur. Hal ini karena rel samping yang ada pada bed rumah sakit memberikan dukungan yang baik kepada para pasien.

4. Bed Exit Alarm

Bed Exit Alarm merupakan hal penting yang harus ada pada bed rumah sakit untuk para pasien. Dengan adanya larm ini, pasien dapat memanggil perawat ataupun bantuan apabila ada kebutuhan atau keadaan darurat. Alarm ini harus ditempatkan pada jarak yang dapat dijangkau dengan mudah oleh para pasien. Bel ini biasanya juga disertai dengan cahaya, sehingga para perawat dapat menemukannya dengan mudah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *